Hanya ada cowok sendiri di kelas
dan itu hanya kamu. Kenapa kamu sendiri...
ya selalu kamu. Aku selalu merasa di awasi jika ada kamu. Kamu memang
tak rumit seperti yang ingin aku inginkan,kau juga tak senekat seperti lainnya.
Kau hanya diam.. tapi terus terang saja mengingatmu selalu saja ingin membuatku
menanggis. Kau terdiam, tapi kau selalu ada ketika aku ada.. kau juga terkadang
membelaku. Dan aku ingat kau selalu saja bertepuk tangan paling keras. Kau
memang sederhana tapi kau bisa selalu membuatku menanggis. Kau begitu sederhana
dan aku teringgat sesuatu syair dari Sapardi Djoko Damono tentang
ini..
Aku ingin mencintaimu dengan
sederhana
Lewat kata yang tak sempat
disampaikan
Awan kepada air yang menjadikannya
tiada
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat
diucapkan
Kayu
kepada api yang menjadikannya abu
Tapi sekarang fine..
aku tak akan menjadi penuntut.. aku hanya bisa diam dan merelakan semuanya. Aku
tak akan marah, jikapun benar kau memang suka padaku... kalaupun ia aku hanya
bisa ngomong seperlunya dan mengucapkan selamat. Jika kau tanya lebih dari
sebuah ngomong seperlunya aku tak bisa karena aku sudah lama merelakanmu.
Bahkan sejak kau yang hanya diam dan tak melakukan lebih untuk membuatku tahu
bahwa kamu suka padaku... dan mungkin
aku telah rela menghapus kenangan itu meski saat aku melihat gambar tentangmu
yang sendiri aku masih menanggis. Sudah ya cobahlah untuk sayang pada seseorang
itu.. dia anak yang baik dan mungkin sangat sayang padamu. Dia bisa dan dia
juga punya rasa sayang terlalu besar hingga terkadang membatasi dirimu untuk
melakukan sesuatu.. apa kau tahu itu demi kamu.. demi kau tetap terjaga.
Sayangilah dia seperti saat kau menatapku dari kejauhan.. seperti saat kau
memimpikan aku ketika setiap malam aku berdoa untukmu. Sekarang saatnya kau
beralih pada wanita yang pantas.. kamu gak BODOHkan kamu tahu mana cinta yang
baik dan jahat. Lihatlah aku dan berhentilah menjadi BODOH, beralihlah lihatlah
dia.. jangan pernah sakiti hatinya. Dan tataplah ia seperti kau menatapku.
Meski cinta kita tak
pernah ada pembicaraan dan hanya dalam angan. Tapi aku sudah puas dengan hanya
menjadikan ini inspirasi untuk membuatku maju.. untuk membuat cerita yang amat
banyak. Terima kasih kau telah menjadi inspirasi dari rasa cinta hingga aku
tahu seperti apa rasanya dan aku bisa merasakannya saat aku ingin menulis
tentang rasa ini pada alurnya.. pada isinya. Makasi telah membuatku menanggis,
tertawa, dan terima kasih telah membuatku berani.
Sekarang ayooo berbenah
jangan galau – galau lagi. Ada cinta di samping kamu yang selalu menunggu.. dia
itu cinta ya cinta yang sebenarnya. Karena cinta sebenarnya adalah saat apapun
keadaanmu di ada dan menerima.
Mungkin belajar sedikit
sulit.. tapi aku nyakin kamu bisa. Karena kau telah punya setengah darimu yang
akan membantumu untuk berbenah. Dulukan kamu juga bisa, kau bisa marah,
menanggis karena dia. Tataplah dia dan lihat semua yang kau lalui di sana.. di
matanya itu ada. Dia tak akan pernah melupakannya.. masak kamu semudah itu
lupa??? Apa kamu lupa atau pura – pura.. jadilah laki – laki. Lihatlah dan kamu
harus bertanggung jawab karena kau telah membuatnya menyayangimu dan mungkin
sangat. Kau juga terlalu jauh melakukan semua cinta.. kamu sudah melaluinya
maka kamu harus tahu diri. Bertanggung jawab dan jadilah laki – laki. Aku akan
sangat bahagia jika kau mau bertanggung jawab. Kau adalah lelaki.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar