Kamis, 30 Agustus 2012

Aku tahu kamu bisa menjadi lelaki


Hanya ada cowok sendiri di kelas dan itu hanya kamu. Kenapa kamu sendiri...  ya selalu kamu. Aku selalu merasa di awasi jika ada kamu. Kamu memang tak rumit seperti yang ingin aku inginkan,kau juga tak senekat seperti lainnya. Kau hanya diam.. tapi terus terang saja mengingatmu selalu saja ingin membuatku menanggis. Kau terdiam, tapi kau selalu ada ketika aku ada.. kau juga terkadang membelaku. Dan aku ingat kau selalu saja bertepuk tangan paling keras. Kau memang sederhana tapi kau bisa selalu membuatku menanggis. Kau begitu sederhana dan aku teringgat sesuatu syair dari Sapardi Djoko Damono tentang ini..

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Lewat kata yang tak sempat disampaikan
Awan kepada air yang menjadikannya tiada
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan
Kayu kepada api yang menjadikannya abu

Tapi sekarang fine.. aku tak akan menjadi penuntut.. aku hanya bisa diam dan merelakan semuanya. Aku tak akan marah, jikapun benar kau memang suka padaku... kalaupun ia aku hanya bisa ngomong seperlunya dan mengucapkan selamat. Jika kau tanya lebih dari sebuah ngomong seperlunya aku tak bisa karena aku sudah lama merelakanmu. Bahkan sejak kau yang hanya diam dan tak melakukan lebih untuk membuatku tahu bahwa kamu suka padaku...  dan mungkin aku telah rela menghapus kenangan itu meski saat aku melihat gambar tentangmu yang sendiri aku masih menanggis. Sudah ya cobahlah untuk sayang pada seseorang itu.. dia anak yang baik dan mungkin sangat sayang padamu. Dia bisa dan dia juga punya rasa sayang terlalu besar hingga terkadang membatasi dirimu untuk melakukan sesuatu.. apa kau tahu itu demi kamu.. demi kau tetap terjaga. Sayangilah dia seperti saat kau menatapku dari kejauhan.. seperti saat kau memimpikan aku ketika setiap malam aku berdoa untukmu. Sekarang saatnya kau beralih pada wanita yang pantas.. kamu gak BODOHkan kamu tahu mana cinta yang baik dan jahat. Lihatlah aku dan berhentilah menjadi BODOH, beralihlah lihatlah dia.. jangan pernah sakiti hatinya. Dan tataplah ia seperti kau menatapku.
Meski cinta kita tak pernah ada pembicaraan dan hanya dalam angan. Tapi aku sudah puas dengan hanya menjadikan ini inspirasi untuk membuatku maju.. untuk membuat cerita yang amat banyak. Terima kasih kau telah menjadi inspirasi dari rasa cinta hingga aku tahu seperti apa rasanya dan aku bisa merasakannya saat aku ingin menulis tentang rasa ini pada alurnya.. pada isinya. Makasi telah membuatku menanggis, tertawa, dan terima kasih telah membuatku berani.
Sekarang ayooo berbenah jangan galau – galau lagi. Ada cinta di samping kamu yang selalu menunggu.. dia itu cinta ya cinta yang sebenarnya. Karena cinta sebenarnya adalah saat apapun keadaanmu di ada dan menerima.
Mungkin belajar sedikit sulit.. tapi aku nyakin kamu bisa. Karena kau telah punya setengah darimu yang akan membantumu untuk berbenah. Dulukan kamu juga bisa, kau bisa marah, menanggis karena dia. Tataplah dia dan lihat semua yang kau lalui di sana.. di matanya itu ada. Dia tak akan pernah melupakannya.. masak kamu semudah itu lupa??? Apa kamu lupa atau pura – pura.. jadilah laki – laki. Lihatlah dan kamu harus bertanggung jawab karena kau telah membuatnya menyayangimu dan mungkin sangat. Kau juga terlalu jauh melakukan semua cinta.. kamu sudah melaluinya maka kamu harus tahu diri. Bertanggung jawab dan jadilah laki – laki. Aku akan sangat bahagia jika kau mau bertanggung jawab. Kau adalah lelaki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar