Minggu, 23 September 2012

Sebuah surat untuk pangeranku.


Saat ini ada satu hal yang kupikirkan. pertenyaanku saat ini... adalah cinta. Aku selalu bertannya apa itu cinta... mungkin jika itu terjadi itu adalah cinta pertama bagikku.
Kemaren pernah aku merasakan cinta tapi entah kenapa rasa ini semakin berlanjut dan hilang. Mulanya rasa ini membuatku sakit sekali... setiap malam saat aku tidurpun aku selalu menanggis.

Tapi hari ini, telah satu, dua, tiga rasa ini selalu terlewati dan tak bertahan lama. padahal aku selalu berharap akan ada rasa lama di hati ini.

cinta bolehkah aku menyebutmu pangerankku. aku bukanlah putri jelita seperti buku di dongeng yang catik jelita dan mungkin di dunia nyatapun aku bukanlah seorang putri.

Aku selalu berharap akan ada satu cinta... ya itu  mungkin akan menjadi cinta pertama. 

Mungkin jika rasa ini bisa membuatku bertahan lama, membuatku menanggis lama, membuatku berkorban dan benar – benar membuatku rela untuk tersenyum, menanggis dan tertawa secara bersamaan saat aku memikirkanmu maka itu mungkin itu cinta. 

Dan di sini, tepatnya di hati ini tak dapat berkata dan hanya bisa berirama dag – dig dug maka itu mungkin cinta.

Atau mungkin suatu hari nanti aku akan mendapatkan cinta yang indah yang sulit ku pikir saat ini. Semoga saja saat itu aku mencadi wanita cantik yang sangat indah. Mempunyai kepribadian yang indah, saat orang melihatpun akan merasa bahagia.

Aku ingin orang lain bahagia menatapku... kamu tahu pangeranku. Aku memimpikan sebuah mimpi kecil. Hari ini aku bermimpi dan aku memimpikan kau menjemputku suatu hari nanti saat aku benar benar siap.Mungkin aku akan siap jika aku telah menjadi wanita yang paling cantik.

Kamu tahu pangeran kamu akan datang tepat diwaktukku. Aku harap seperti itu. Engkau adalah pangeran yang mengerti aku. Mungkin saat itu aku tak perlu mawar putih yang aku suka, atau bunga krisan yang sama sangat aku suka. Tapi engkau membawa sesuatu hal.. mungkin itu adalah rahasia indah yang akan menjadi cerita kita bersama. Di tempat entah dimana... pertemuan lama kita akan membuatmu akan kembali suatu hari nanti.

Aku ingin pertemuan yang misterius, perdebatan, atau hal yang paling terahasia yang pernah kita kenal. Aku ingin engkau pangeran... menjadi orang yang paling istimewa. Aku ingin bahagia saat menatapmmu lama meski hanya dari jauh atau mungkin angganku. 

Mungkin aku bukan seorang putri yang cantik... tapi aku juga tak ingin menjadi cinderella dengan keberuntungannnya. Aku ingin engkau datang karena aku bukan karena aku sekarang misalnya telah di massa depan tapi aku ingin engkau datang karena kau tahu aku hari ini, sekarang dan juga dulu.

Aku ingin engkau tahu dan membuka matammu pangeranku,,, bahwa aku putri kecil yang suka berkhayal  jadi  jangan kau batasi aku saat aku melangkah bebas untuk melakukan sesuatu... tetapi aku akan sangat suka  jika kau mendengarkankku dan membuatku berbicara untuk hal apa saja yang ingin aku lakukan.

Buatlah aku nyaman saat aku berbicara padamu tetapi  jangan kau paksa aku untuk berbicara,  juga  jangan mengalihkan perhatianmu saat aku berbicara(aku benar benar tak suka pangeranku),  jika aku diam berati mungkin aku capek, kesal, atau mungkin aku tak nyaman untuk berbicara. Maka biarkanlah aku dulu... atau hibur aku untuk kembali bercerita atau mungkin ganti kamu yang bercerita.

Ceritaku tak hanya satu.. tetapi saat aku lelah untuk bercerita maka teruskan kau juga yang bercerita. Saat kita dekat dan kita jauh aku ingin kau tahu pangeran... aku akan cinta padamu.

Saat aku sakitpun aku ingin engkau mengganggapku sebagai seorang yang sehat tetaplah tertawa bersamaku, hibur aku hingga aku lupa bahwa aku sakit.

Jika aku sudah menua anggalah aku seperti seorang putri jelita dan jangan kau bosan dengannku, jangan membentakkku karena aku rapuh saat cinta menghardikku keras. Tataplah mataku  dengan cinta, pegang tanganku saat aku mulai rapuh, dan sandarkan kepalaku di bahumu saat aku menanggis. 

Aku juga suka jika kamu menyukai semua karya yang aku buat dan kau berusaha untuk tersenyum dan bilang "ya kau sungguh berbakat putri jelitakku"

Pangeran.... aku selalu suka dengan hal baru yang belum pernah aku tahu... aku ingin kamu memberi kejutan pada tempat yang ingin kita kunjungi bersama. Dan kau tak akan peduli sejauh mana tempat yang ingin kita cari.... mungkin saat muda aku selalu ingin ke paris... berkeliling eropa mungkin..... tapi jikapun memang kita tak bisa kesana tak apa.... karena dimanapun kita saat kita senantiasa bersama itu adalah tempat yang ku suka.  

Menatap bintang bersama di balkon, menghitungnya satu persatu, dan saling berbicara apa planing kita ke depan itu juga aku suka. Sesuatu yang sederhana tapi membuat aku sangat menyukaimu. 

Pangerankku aku tahu kamu masih di sana, di tempat jauh yang tak tahu dimana?. tapi aku telah menulisnya hari ini di sini dan hati ini. Bahwa bagaimanapun dirimu, entah itu tampan, jelek, atau apapun selama kau membuatku nyaman maka aku percaya engkau adalah pangeranku.

Surat ini aku buat hanya untuk pangeran yang tak tahu dimana saat ini dia berada. Aku bukanlah gadis manis mungkin.. aku berusaha menajadi wondergirl dan amat cuek dengan hal – hal yang berbau cewek banget... tapi kau tahu hari ini aku sungguh ingin menjadi  gadis manis. Aku ingin men jadi cantik. Aku ingin cantik layaknya putri. Bagaimanapun aku adalah wanita hal itu wajar  jadi  jangan ada yang tertawa saat membacanya.

Mb: surat teraneh yang pernah aku buat. 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar