Kamis, 12 September 2013

Rasanya seperti sepertiga hidup kujalani tanpa tujuan yang tak pasti. Skenario indah menyambutq untuk ku rancang pasti. Tapi sekarang aku tatap lekat dan dalam. Lalu aku menangis disudut ruangan dengan sedikit cahaya.. Aku sendiri dalam kepapaan yang tak pasti.. Dan sebuah lilin yang mulai padam yang kucoba nyalakan sendiri.. Kulihat segurat senyum harapan dari lilin harapan. Aku tengelamkan tubuhku dalam cahayanya dan ku berdoa kepada tuhan agar jangan biarkan aku sendiri.. Temani aku yaALLAH. Temani aku bagaimanapun hinanya diri ini.. Segala yang tak kurasa berkawan kecuali satu tanggisan rindu dan pengharapan dari hambamu yang selalu menanggis hina untuk pengharapan cinta tulus dari sang RAB-nya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar